Teka – Teki Pembunuhan (Logic Games)

Pada suatu hari yang lumayan cerah, seorang master programing yang berusia 27 tahun ditemukan tewas di kediamannya. Banyak sekali dugaan yang menyertai kematian sang programmer. Ada yang mengatakan kalau dia bunuh diri karena depresi, keracunan obat- obatan dan lain sebagainya dan ada pula yang mengatakan bahwa dia dibunuh. Kasus ini sangat sulit dipecahkan oleh pihak kepolisian sehingga pihak yang berwenang memanggil detektif yang hebat bernama Sherlock Holmes untuk menyelesaikan masalah ini. Lalu sang detektif melakukan penyelidikan secara mendalam di rumah korban. Di ruang tamu korban ditemukan kertas dengan 7 orang nama, lalu detektif Sherlock Holmes mencari ke 7 orang tersebut. Dan inilah ke 7 orang tersebut berdasarkan urutan yang ditulis di kertas tersebut.

1. Novandhi
Adalah teman dekat korban. Pernah bekerja dalam satu perusahaan dengan korban dan saat ini berusia 29 tahun.

2. Neilendra
Adalah partner korban dalam mengerjakan suatu program. Seorang laki-laki pecinta kopi yang berusia 26 tahun.

3. Tiago
Saingan korban dalam dunia pemrograman. Diketahui bahwa dulunya mereka adalah teman akrab yang berpisah karena perebutan hak paten suatu algoritma.

4. Orin
Pacar korban, berusia 25 tahun dan bekerja sebagai desainer. Sudah pacaran selama 2,5 tahun dengan korban dan diketahui pernah bertengkar dengan korban.

5. Isabella
Mantan pacar korban, berusia 25 tahun dan diketahui saat ini masih menyimpan rasa dengan korban. Bekerja sebagai model dan katanya hubungan mereka baik-baik saja.

6. Hanafi
Laki-laki tampan mantan pacar Orin berusia 28 tahun. Bekerja sebagai seorang arsitek. Kabarnya hubungan Hanafi dengan korban kurang baik.

7. Guntur
Kerap memberikan ide-ide berlian kepada korban. Saat ini bekerja sebagai CEO sebagai perusahaan yang sama dengan korban.

Setelah memeriksa ke 7 orang yang ada di kertas tersebut, detektif Sherlock Holmes kembali melanjutkan penyelidikannya karena belum bisa menentukan pelakunya diantara ke 7 orang tersebut. Lalu Sherlock Holmes menyelidiki di ruang pribadi korban. Disini terdapat dua buah computer dan sebuah laptop dalam keadaan menyala sambil di cas dan membuka program pascal. Lalu Sherlock Holmes menelusuri lemari buku yang berada di ruangan tersebut. Pada bagian atas lemari itu terdapat tulisan “Decimal” yang ditempel dengan kertas. Di dalam lemari tersebut tersusun rapi buku dari volume 1-100 yang berurutan. Tapi ada beberapa volume yang tidak ada, yaitu volume 49, 52, 51, 54, 53, 50. Setelah itu ada sepucuk kertas didalam lemari itu yang bertuliskan “1 1 1” dan “This is the last and take the first character”. Setelah itu detektif berpikir kurang lebih satu jam dan akhirnya dapat menyimpulkan kasus ini. Nah, siapakah pelakunya? Kepada para detektif, selamat bekerja.

Opsi jawaban :
1. Berupa nama pembunuh, baik seorang maupun kelompok.
2. Tak seorangpun alias bunuh diri.

Clue :
1. Jawaban berkaitan dengan ilmu komputer dan pemrograman.
2. Bahasa pascal menggunakan karakter ASCII.
3. “Decimal” menjadi kata kunci.

Sumber : KASKUS – Can You Solve This Games

Advertisements

Ujian Paling Susah Itu Sebenarnya…

Gimana, temen – temen yang udah dibagiin nilai UN nya? Seneng nilainya bagus? Sedih nilainya kurang memuaskan? Atau seneng – seneng aja da udah lulus? Hahaha, ya itulah hasil output dari 3 tahun belajar yang hasilnya berupa selembaran berisi angka – angka hasil ujian. Apapun yang didapat temen – temen, syukuri aja. Yang nilai bagus, sing amanah sama nilai itu. Harus bisa dipertanggung jawabkan. Yang nilainya kurang, coba terus belajar, jangan kecil hati. Itu tes cuma tiga hari kok, tenang. Percuma guling – guling nangis, marah – marah sambil bawa martabak ke pa Kepsek, atau nge-mention M. Nuh sama Depdiknas? Udah lah, gak bakal ngerubah nilai, syukuri aja. Itu jalan yang terbaik.

Ngomong – ngomong kelulusan pasti ada sebabnya iya kan? Masa duduk manis nonton TV ujug – ujug dapet surat lulus? Enggak lah. Pasti lulus karena sebelumnya itu ada ujian, bener gak? UN susah gak? Iya susah deh kalo gampang mah nilainya 90-95 an atuh. Apa lagi coba? SBMPTN? Wallahualam jangan di tanya. Tapi sebenernya masih ada ujian yang lebih susah lagi. Levelnya jauh dari UN ataupun SBMPTN. Ada yang tau? SIMAK UI? Yaaaaaa!!!, salah. UM UGM? Okeeee!!!, kurang tepat. Tes CPNS? Tes PT luar negeri? Masih level kekerjain itu mah. Dan ternyata, jrengg jrengg jrengg, ujian yang paling sulit itu namanya “Kehidupan”.

Kehidupan? Iya, saking susahnya kita aja gak tau sekarang itu lagi di uji. Dan faktanya temen – temen, jumlah yang lulus dari ujian ini sangat kecil. Jauh perbandingannya sama yang gak lulusnya. Kenapa? Satu masalahnya. Nyontek. Udah emang sifat manusia kali ya selalu aja liat indahnya hidup orang lain, pengen banget jadi orang lain, enak kayanya kalo tuker kehidupan, sampai segalanya dimirip – miripin sama yang kita pingin. Udah lah syukuri apa yang kita punya. Boleh menginginkan jadi yang kita mau, tapi… harus ingat sukses dengan perjuangan sendiri. Maksudnya, sukses dengan menjadi diri sendiri, sukses dengan membawa, Inilah Saya. Inilah kesuksesan hasil jerih payah sendiri. Ingat semua orang dianugrahi rezeki yang berbeda – beda, tentu dengan ujian yang berbeda – beda pula. Nah sekarang, kenapa orang – orang banyak yang gak lulus? Ya tadi penyebabnya, nyotek.What is Life?

Gimana bisa kita liat pekerjaan orang lain disaat lembar pertanyaan tiap orang berbeda? Asal jebret aja ikutin langkah orang tanpa sadar batas kemampuan sendiri. Saya yakin, hidup ini lebih ngehargain sebuah karya orisinil dari otak kita. Sebuah karya yang tak plagiat dari karya sebelumnya. Orang lain itu orang lain, kita itu kita (ya iya lah). Pokoknya, jadilah diri sendiri, Oke!

Selamat berkarya!!!

Saat Sains dan Sastra Bersama

Malem hujan gini, saya mau nge post tugas B. Indonesia dulu, waktu masih awal – awal kelas 12 kalo gak salah. Tugasnya itu bikin puisi selama dua jam pelajaran, mungkin sekitar sejam setengah dikasih waktunya. Udah dikasih tempat mau di dalem kelas, di halaman, ah lier otak ngitung dipake nyusun kata – kata mah. Akhirnya, the power of deadline, 15 menit terakhir, sat sit set, akhirnya beres juga. Waktu dikumpulin ke bu guru komennya gini : “Hmmm, iya, iya (sambil corat coret di kertasnya), ya bagus”. Udah? Gitu aja? Ini udah bingung – bingung bikin puisi komen bagus aja, ya emang gitu. Udah selamet bikin itu juga daripada gak dapet nilai. Masa pas ngeliat ini puisi si ibunya koprol, push up, sambil teriak WOW pake mic ruang piket? Hahaha. Nih puisi waktu itu, tanggal bikin tepatnya nanti di update lagi, yang jelas bikinnya tahun 2013. Beresnya langsung maen futsal, itu yang apal mah. Selamat mengapresiasi!!!

Rumus Cinta
2013

Cinta kita vektor tegak lurus
Mempunyai tujuan,
Mempunyai harapan
Tembus ruang hampa,
Tembus bisu suara

Rindu kita, mempunyai gravitasi yang sama
Jatuh di satu prisma
Bersama pancarkan warna

Cinta ini tak kan pernah bertepi
Seperti osilator harmonik tanpa terhenti
Semua rapi tersusun dalam hati
Bagai kristal tanpa cacat kisi

[UPDATE]
Ternyata puisi ini dibikin tanggal 20 Oktober 2013. Hahaha, udah lama ternyata. Bikinnya di kertas selembar lagi, gak tau minta ke siapa waktu itu teh. Hemmm, waas.Puisiku

Jadwal Penting di Akhir SMA

Schedule & Flowchart

Nih udah dibikinin alur simpel kita sekarang di ujung – ujung masa akhir SMA. Sampai SBMPTN masih ada cukup waktu buat latihan. Jangan kaget nanti pas pengumuman SNMPTN, ayo belajar, siap – siap dari sekarang (walau sudah terlampau telat). Keep Fighting!!!

Image

Don’t Just Expecting

DreamJangan cuma ngarep temen – temen. Mimpi itu ada untuk diperjuangkan. Perjuangan itu emang berat, harus keluar dari zona nyaman. Terus coba berusaha dan ingat, jangan berdoa beban di pundak kita di ringankan, tapi berdoa supaya pundak kita di kuatkan.
Selamat berjuang meraih mimpi…. !!!

Heaven Knows

Ceritanya ini tuh lagi beres – beres kamar. Segala rupa dibongkar biar nyaman & enaken diemnya. Kebanyakan harta karun adanya di lemari. Kotertan, kertas pengumuman dan satu lagi nih yang menarik, ada tempat kaset. Diliat satu – satu kebanyakan pada rusak karena lembab. Nah nemu DVD yang masih rada kinclong namanya “Backup Sagalarupa”. Hah? Sagalarupa naon ie teh? Pas diliat, wah, data – data pertama semua, pertama kali punya komputer, sekitar kelas 4 SD. Jadi weh nostalgia. Hahaha, dapet lah folder lagu – lagu buhun, pas disetel eh, enaken ningan jadul ge.

Emang lagu itu mainannya ada di dua keadaan. Kita ngedengerin enak atau tidaknya musik pake kuping, tapi di saat – saat tertentu kita lebih menghayati maksud dari lirik lagu tersebut, sekarang perasaannya dipake. Oke. Mangga sekarang mah, nih, satu lagu jadul yang menurut saya sih enak.

Heaven Knows
by Rick Price (1992)

She’s always on my mind
From the time I wake up,
Till I close my eyes.
She’s everywhere I go
She’s all I know.

And though she’s so far away,
It just keeps getting stronger everyday
And even now she’s gone
I’m still holding on
So tell me, where do I start
Cause it’s breakin’ my heart
Don’t wanna let her go

Maybe my love will come back someday
Only heaven knows
And maybe our hearts will find a way
Only heaven knows
And all I can do is hope & pray
Cause heaven knows.

My friends keep telling me
That if you really love her,
You’ve gotta set her free
And if she returns in time
I’ll know she’s mine
But tell me, where do I start
Cause it’s breakin’ my heart
Don’t wanna let her go

Why I live in despair
Cause wide awake or dreamin’,
I know she’s never there
And all the time I act so brave,
I’m shakin’ inside
Why does it hurt me so?

Heaven knows…
Heaven knows…

Apa itu teh? Gimana nyanyiin nya? Tenang, tenang, nih sekalian dikasih attachment mp3 nya disini.

Tafsirkan Dengan Baik !!!

Suatu hari di daerah pedesaan yang sejuk, seorang pemuda sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan berkelok – kelok, damai dan menentramkan. Ketika dengan santai menikmati pemandangan, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.

Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, “Babi!”  Mendengar suara ini si pemuda kaget, jadi emosi pastinya, dia juga membuka jendela lalu memaki balik, “Kamu sendiri yang babi!” Baru saja selesai memaki, si pemuda kembali melihat jalan di depan dan langsung menabrak gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.

“Jangan salah tafsir maksud kebaikan dari orang lain, hal tersebut akan menyebabkan kerugian Anda, juga membuat orang lain terhina.”

Jadi gini temen – temen, kita kadang langsung mudah emosi kalo dikatain sama orang lain. Nyata nya, kita sama sekali kurang menyadari diri sendiri. Kalau memang seperti itu, kenapa enggak terima komen yang bisa memperbaiki diri sendiri. Jadi, tenangin dulu, pahami betul – betul sesuatu dengan akal sehat, karena kalau pake perasaan kadang suka gak logis jadinya, jangan jadi korban kedua yang serupa dengan kejadian diatas. Inget!!! Mis-communication itu fatal. Contoh lainnya nih :

A : Jadi gimana Yang? Mallll… em mingguan (kcrks) nya jadi?
B : Aduh maaf Yang, sinyal nya kurang jelas, jadi gak kedenger.
A : Ih giiiii…. mana (ksksksttck) sih? Jadi gaaakkk?
B : Iya maaf sayang, ini gak kedenger, putus putus suaranya.
A : Hah? Apa kamuuu? Putus?

Nah loh, barabe jadinya kan?

Hukum Selestial (Refleksi SBMPTN)

“When two objects collide, there is always damage of a collateral nature”
Laws of Celestial Mechanics

Jadi gini nih asal usulnya. Mulainya itu bulan kemarin, April. Bulannya anak – anak SMA. TO lah, pemantapan lah, wah, seabreg. Biasanya sih kalo di CPU mah ini proses lagi puncak – puncaknya. Banyak hal yang tiba – tiba ditumpuk dalam waktu singkat. Ini otak asa di jejel sana – sini. Mendadak multitasking lah. Ngaca sambil liat rumus elektrolisis, naik angkot sambil buka buku rumus. SMSan sambil buka buku UN tebel – tebel. Terakhir gituh, mau UN yang kabarnya juga jadi bobot penilaian SNMPTN.

Secara alami, kelakuan anak – anak kelas 3 pada berubah, ya gak 100% tapi dikit – dikit mulai tobat, rajin ngapalin, ranjin ke bimbelan (gak semua orang sih) pokoknya tobat lah, gak ketinggalan solat Duha nya juga jadi pada rajin. Tapi malah ada juga yang tambah kesurupan malesnya. Dan akhirnya, jreng jreng jreng, UN deh. Ya gitu lah biasa ujian, menghitamkan LJK. Gak bosen – bosen dari TO mula, ngehitamin LJK. Oke…. 3 hari berlalu dengan tweet tweet penuh wish pabalatak di TL, masalah standar internasional tea… masalah politik Jokowi tea… CCTV tea yang jadi hot topic… Ya Sudahlah. Di hari terakhir, huuuhhhhhh, satu beban sudah di simpan. Gimana we hasilnya mah yang penting usaha sudah (sedikit) mendekati maksimal. Udah pemantapan, tanya temen sana – sini masa aja atuh 60% gak yakin bener? Tapi secara pribadi kecewa sih, kaya nya belum kemampuan total UN yang kemarin teh. Masih banyak yang masih bisa di levelling tapi terlena oleh waktu, kenapa gak dulu. Biasa, penyesalan ada di akhir. Tapi pokok nya alhamdulillah lah, gak pake bocor – bocoran apalagi KJ, udah capek – capek berjuang pas hari H nya eh, nyontek, kan gak lucu gitu teh. Ceritanya udah tobat dari nyontek pokoknya mah. Say No to Cheat lah! Kecuali kalo lagi nge game.

UN beres hari Rabu. Biasa, pulangnya maen – maem dulu bareng temen. Normal lah kalo buku yang tebel – tebel itu masukin dulu ke lemari, simpem paling belakang biar susah di liat. Stay on PC lagi, cari – cari games atau film (bajakan pastinya) yang lagi nge tren. Lumayan waktu santai sampai minggu. Nah Senin di minggu baru ini nih masalah hukum selestial diatas berlaku.

Minggu – minggu ini banyak banget temen yang ngajakin main. Ke gunung, ada… Ke pantai, ada… Ke bimbelan, (mustahil) ada… Ini nih babak baru perjuangan dimulai. Loh? Udah UN gitu loh? Berjuang apa lagi? Eeitsss, jangan lupa bro, kita beres SMA tuh mau ngapain? Kerja? Jadi apa?, Nganggur? Bukan pilihan, Nah pasti pengen kuliah dong? Terus kenapa mau kuliah mesti lebay makan waktu normal liburan buat belajar? Sadar lagi temen – temen sebangsa seperjuangan… Kita masuk SMA itu segimana? Paling se-kabupaten atau paling jauh juga se-provinsi (kalo SMA emang top markotop, gak perlu disebut lagi lah udah pada tau, inisialnya SMAN3. Cuma inisial nya aja oke! wkwkwk) Nah ini, PTN, apalagi favorit, se-Indonesia bro… Inget, belum ada yang dari luar negerinya lagih. Berapa ekor tuh yang daftar satu jurusan sama kaya kita? Saingan tuh temen – temen, inget, SAINGAN. Syukur kalo saingan kita sama – sama males, se-Indonesia saingan satu jurusan itu males, nah keren kalo gitu. Tapi lupakan yang begituan mah. Bagai punduk merindukan bulan. Saya ajak flashback aja deh. Szzweet, szweet, jreeenng. Inget memori waktu UN kemarin? Gimana rasanya? Pusing? Keringet dingin? Atau malah jadi gak nafsu makan? Baru UN tuh temen – temen. UN itu hasilnya ijazah, tulisannya lulus. Nah ini SBMPTN level nya emang sama? Berlipat – lipet mennn. Beresnya bukan dapet keterangan lulus doang, ya lanjut kuliah lah. Seneng gak tuh.

Emang iya, kita udah kerja selama 5 semester buat menghasilkan nilai yang udah di proses di SNMPTN, tinggal doa sekarang mah. Oke bagus. Kita ikhtiar tapi hanya Allah yang nentuin. Tapi masih ada ikhtiar lagi, yaitu SBMPTN (atau UM PTN masing – masing) nah, sempurnakan lah ikhtiar. Mudah – mudahan lulus yang jalur undangannya, tapi kan lebih tenang kalo udah punya puluhan plan lain selain plan A. Salah satunya siap SBMPTN, udah kekuasain 75% juga udah keren lah itu mah, kalo masih bukan rezeki kan siap juga UM. Contohnya SIMAK, liat sekilas IPA terpadu naon coba hereditas mutasi digabung sama statistika? Pan nu kitu teh? Ah sudah lah, mudah – mudahan lancar juga. Pernah dikasih kata berlian (karena mutiara sudah mainstream) “Siapa yang bingung ngerjain soal PTN? 100% siswa pasti bingung. Gak perlu jago buat bisa lulus, cuma jadi yang terbaik diantara orang bingung itu”. Nah beres deh permasalahan nya. Pokok nya “Harapkan hal yang terbaik, Persiapkan hal yang terburuk” Catet tuh quote.

Epilog nya, berdasarkan hukum fisika diatas, objek yang bertumbukan, selalu ada imbasnya. Nolak diajak maen sama temen tuh kesannya gak setia kawan, gak ada kebersamaan nya, gak ngehargain. Tapi maaf beribu maaf temen – temen, ini emang jalannya, dan itu adalah imbasnya. Sekali lagi hampura. Kaya nya cita – cita saya mah butuh pengorbanan lebih, jadi begini ceritanya. Ngomongin dua objek yang bertumbukan, kasih aja analogi gini, Nah, antara kemauan belajar sama males pasti itu saling bertumbukan, tinggal setting gaya mana yang lebih besar, jadi temen – temen udah tau ada 2 ending dari perjuangan ini, dan gampang, tinggal pilih sendiri: Sukses atau …